Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) https://www.jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra <p><strong><span class="">Jurnal </span>Pustaka Mitra </strong>adalah sebuah jurnal <em>Double </em><em>blind peer-review</em> <span class="">yang didedikasikan</span> untuk publikasi hasil pengabdian masyarakat (PKM) yang berkualitas dalam segala bidang ilmu. Semua publikasi di <strong>Jurnal Pustaka Mitra</strong> bersifat akses terbuka yang memungkinkan <span class="">artikel </span>tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun.<br /><br /><strong><span class="">Jurnal </span>Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)</strong> menerima naskah artikel mulai tahun 2021 yang diterbitkan secara berkala empat kali setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Namun di Tahun 2021, Hanya bisa publish 2 Nomor. Dan Full 4 Nomor Terbit di Tahun 2022.<br /><br />Tahun 2023, Jurnal Pustaka Mitra akan publish sebanyak 6 kali dalam setahun, yakni di bulan; <strong>Januari, Maret, Mei, Juli, September, </strong>dan<strong> November. </strong>Sesuai ACC permintaan dengan nomor surat : <strong>008/Jurnal/PGM/IX/2022.</strong></p> <p>Jurnal Pustaka Mitra <strong>Terakreditasi Sinta 5</strong> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, <strong>Nomor 10/C/C3/DT.05.00/2025. </strong></p> Pustaka Galeri Mandiri id-ID Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) 2808-2885 Pelatihan Pemasaran Digital melalui Media Sosial Instagram dan Facebook pada Pelaku Usaha Rumah Tangga https://www.jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra/article/view/1966 <p>Kegiatan pengabdian pada masyarakat memiliki tujuan untuk peningkatan pengetahuan serta keterampilan dari para pelaku usaha rumah tangga yang ada di Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Kota Palembang. Peningkatan kemampuan dalam pemasaran digital dengan menggunakan media sosial berupa Facebook dan Instagram. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan diantaranya ceramah, demonstrasi, pelatihan praktik langsung serta pendampingan. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 15 peserta pelaku usaha rumah tangga dengan usaha terdiri dari usaha makanan, minuman dan penjahit pakaian. Hasil dari kegiatan didapatkan dari pelatihan pengetahuan terkait pemasaran digital saat pre test rata-rata 34% dan pada post test rata-rata 81% atau meningkat ratarata 47% selain itu setelah praktik didapatkan pemilik usaha memperoleh pesanan dari konsumen hingga Rp3.000.000 dalam seminggu. Kemudian peserta mampu membuat akun di Facebook page dan Instagram bisnis dan diikuti dengan keterampilan dalam pembuatan konten foto, video serta caption untuk promosi produk. Selama proses pendampingan terjadi peningkatan kegiatan dalam berpromosi menggunakan Facebook dan Instagram yaitu setiap akun setiap hari upload konten. Hasil lainnya terdapat peserta yang memperoleh peningkatan pesanan dari konsumen melalui konten yang diupload.</p> Devi Sartika Dewi Irmawati Siregar Ienda Meiriska Rika Sadariawati Muhammad Zulkarnain Hak Cipta (c) 2026 Devi Sartika, Dewi Irmawati Siregar, Ienda Meiriska, Rika Sadariawati, Muhammad Zulkarnain https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 6 4 333 338 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i4.1966 Implementasi Bazar Kewirausahaan sebagai Media Pembelajaran Berbasis Praktik untuk Meningkatkan Minat Berwirausaha Mahasiswa https://www.jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra/article/view/1979 <p>Rendahnya minat berwirausaha di kalangan mahasiswa menjadi salah satu persoalan dalam upaya menekan angka pengangguran terdidik di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Siliwangi melalui sosialisasi dan pelatihan wirausaha yang diimplementasikan dalam bentuk Bazar Kewirausahaan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2026 di lingkungan kampus Universitas Siliwangi dengan melibatkan kurang lebih 270 mahasiswa semester empat yang menempuh Mata Kuliah Kewirausahaan. Peserta bazar terbagi menjadi 12 kelompok dan setiap kelompok berperan sebagai pelaku usaha yang menawarkan produk makanan ringan, minuman, dan jasa. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi selama pelaksanaan bazar, refleksi peserta setelah kegiatan berakhir, dan penilaian terhadap capaian kegiatan. Penilaian dilakukan oleh enam dosen pengampu pada kelasnya masing-masing, dan tiga di antaranya bertindak sebagai juri untuk menentukan kelompok terbaik. Temuan kegiatan menunjukan bahwa sebagian mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman berwirausaha, tetapi motivasi untuk melanjutkan usaha yang telah dijalankan setelah kegiatan berakhir. Selain itu, pembelajaran berbasis praktik langsung melalui bazar mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan, sekaligus melatih kerja sama tim, pengelolaan modal, dan komunikasi dengan konsumen.</p> Wiwin Indrayanti Luthfi Alif Dinar Choirunnisa Adiet Try Waluyo Ihsan Ashari Resi Pratiwi Febriana Khoirun Nisa Hak Cipta (c) 2026 Wiwin Indrayanti, Luthfi Alif Dinar Choirunnisa, Adiet Try Waluyo, Ihsan Ashari, Resi Pratiwi, Febriana Khoirun Nisa https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-29 2026-06-29 6 4 339 344 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i4.1979 Penguatan Visual Branding pada Desain Banner Pedagang Pasar Tamansari Yogyakarta https://www.jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra/article/view/1998 <p>Pelaksanaan kegiatan yang mengarah pada program pendampingan kepada masyarakat dari LPPM UNTAR memiliki tujuan untuk penguatan branding dari para pedagang yang menjual hasil dagangannya yang berada di Pasar Tamansari yang beralamat di Jalan Suryowijayan, Gedongkiwo, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY 55142. Di tengah gejolak ekonomi seperti sekarang ini pasar adalah salah satu tujuan dari para konsumen untuk mencari barang kebutuhan sehari-hari. Salah satu pendorong adanya pertumbuhan ekonomi adalah dengan adanya pasar, baik itu modern maupun tradisional. Pasar menjadi penggerak pendapatan daerah dengan mempercepat perputaran uang. Adanya program pendampingan ini sangat penting dan dibutuhkan oleh para pedagang untuk memperkuat brandingnya dalam promosi penjualan yang dilakukan. Pasar ini adalah pasar pagi yang selalu penuh dengan para pembeli untuk melakukan pembelian. Permasalahan mitra yang terjadi dalam pasar ini adalah adanya kesamaan dalam hal penjualan produk ini membuat para pedagang harus memiliki ciri khas dan promosi penjualan yang menarik dan juga perlu adanya penguatan branding. Proses wawancara dan surey dilakukan oleh tim PKM dengan memberikan pertanyaan agar bisa ditindaklanjuti untuk proses selanjutnya. Penguatan ini bisa dilakukan dengan melakukan promosi offline yaitu dengan pembuatan banner outdoor yang secara tidak langsung bisa mengingatkan para konsumen untuk mampir dan membeli produk yang diinginkan apabila sedang melakukan belanja di pasar. Pemilihan bahan yang baik dan sesuai untuk dipasang di depan kios, warna yang dipilih, kemudian juga pemilihan jenis huruf dan tampilan apa saja yang akan disajikan akan memberikan kolaborasi yang menarik. Hal ini dipilih agar selaras dengan tujuan awal yaitu tambahan informasi dan penguatan branding.</p> Galuh Mira Saktiana Adhi Prakosa Anggia Galuh Amalia Calista Maharati Rubay Hak Cipta (c) 2026 Galuh Mira Saktiana, Adhi Prakosa, Anggia Galuh Amalia, Anggia Galuh Amalia, Calista Maharati Rubay https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-07-06 2026-07-06 6 4 345 350 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i4.1998 Peningkatan Kompetensi Akuntansi Perusahaan Dagang Siswa SMAN 2 Jakarta melalui Pelatihan Praktis https://www.jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra/article/view/2093 <p>Pemahaman yang mendalam mengenai administrasi transaksi keuangan, khususnya transaksi pembelian dan penjualan, merupakan kompetensi dasar yang krusial bagi siswa. Namun, seringkali pemahaman awal siswa di lapangan masih tergolong rendah akibat pendekatan pembelajaran yang konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kognitif dan pemahaman praktis siswa mengenai siklus transaksi pembelian dan penjualan melalui metode pemaparan materi terstruktur dan simulasi interaktif. Metode pelaksanaan program meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi. Instrumen evaluasi yang digunakan terdiri dari <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk mengukur capaian kognitif, serta polling persepsi peserta untuk mengukur tingkat kepuasan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya lonjakan pemahaman siswa yang sangat signifikan. Rata-rata skor <em>pre-test</em> siswa sebelum kegiatan hanya sebesar 30,25, yang menunjukkan kategori pemahaman sangat rendah. Setelah diberikan intervensi, rata-rata skor <em>post-test</em> meningkat tajam menjadi 84,25. Kegiatan ini berhasil memberikan peningkatan skor (selisih) yang merata pada kedua indikator sebesar 54,00 poin. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif dalam mentransfer pengetahuan dan mengurai kebingungan konseptual siswa. Pendekatan simulasi praktis yang diterapkan terbukti mampu memberikan dampak positif yang nyata dalam penguatan kompetensi siswa di bidang administrasi transaksi.</p> Nataherwin Nataherwin Natasya Claudia Grace Vannessa Angeline Hak Cipta (c) 2026 Nataherwin, Natasya Claudia Grace, Vannessa Angeline https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-07-06 2026-07-06 6 4 351 355 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i4.2093 Pelatihan Konfigurasi Perangkat Mikrotik untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa SMKS YWKA Medan https://www.jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra/article/view/2050 <p>Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang jaringan komputer. Mikrotik merupakan salah satu sistem operasi jaringan yang banyak digunakan pada institusi pendidikan maupun industri. Namun demikian, siswa sekolah menengah kejuruan masih memiliki keterbatasan pengalaman praktik dalam melakukan konfigurasi perangkat jaringan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa SMKS YWKA Medan dalam melakukan konfigurasi perangkat Mikrotik. Kegiatan diikuti oleh 23 siswa dan dilaksanakan melalui metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung. Materi pelatihan meliputi pengenalan RouterOS, konfigurasi IP <em>Address, DHCP Server, Network Address Translation</em> (NAT), <em>Firewall</em>, dan pengujian jaringan. Evaluasi dilakukan menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan konfigurasi jaringan menggunakan Mikrotik. Peserta mampu melakukan konfigurasi dasar jaringan secara mandiri dan memahami implementasi jaringan komputer pada lingkungan nyata. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi siswa sebesar 85,6% serta mendukung kesiapan mereka dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja.</p> Maradona Jonas Simanullang Ahmad Imam Santoso Elsya Sabrina Asmita Simorangkir Rimmar Siringo Ringo Brama Kurniawan Zoelkarnain Rinanda Tembusai Mhd Adi Setiawan Aritonang Hak Cipta (c) 2026 Maradona Jonas Simanullang, Ahmad Imam Santoso, Elsya Sabrina Asmita Simorangkir, Rimmar Siringo Ringo, Brama Kurniawan, Zoelkarnain Rinanda Tembusai, Mhd Adi Setiawan Aritonang https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-07-06 2026-07-06 6 4 356 361 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i4.2050 Pelatihan Pemahaman dan Praktik Sistem Buku Besar Perusahaan Jasa untuk Meningkatkan Kompetensi Akuntansi Siswa SMA https://www.jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra/article/view/1950 <p>Dilaksanakannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang akuntansi terkhusus untuk pemahaman dan praktik buku besar pada perusahaan jasa di SMAN 2 Jakarta. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam melakukan proses posting dari jurnal umum ke buku besar secara tepat dan juga dalam menentukan debit kredit. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, implementasi dan evaluasi yang dilakukan dalam satu kali pertemuan dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 36 siswa kelas XI. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa 94% peserta memberikan respons positif terhadap materi buku besar, neraca saldo, serta penyusunan kertas kerja. Selain itu, para siswa turut aktif, percaya diri, dan mampu untuk menyelesaikan latihan yang diberikan secara mandiri. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dapat menjadi jembatan kesenjangan antara teori dan juga praktik akuntansi serta dapat memberikan kontribusi yang positif untuk meningkatkan kesiapan para siswa dalam menghadapi dunia kerja dalam bidang akuntansi ke depannya.</p> Widyasari Widyasari Felicia Tan Verni Meicella Hak Cipta (c) 2026 Widyasari, Felicia Tan, Verni Meicella https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-07-07 2026-07-07 6 4 362 366 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i4.1950