Hubungan Indeks Massa Tubuh, Aktivitas Fisik, Dan Siklus Menstruasi Dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 09 Kerinci
Abstract
Dismenorea adalah nyeri yang disebabkan oleh kontraksi otot rahim yang intens saat menstruasi, kontraksi otot ini menyebabkan penegangan pada otot Rahim yang menimbulkan rasa nyeri. Dismenorea pada remaja putri dapat berdampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, khususnya di lingkungan sekolah, karena nyeri yang dirasakan dapat menurunkan konsentrasi, dan menimbulkan ketidaknyamanan saat belajar yang pada akhirnya berpotensi menurunkan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks masa tubuh, aktivitas fisik, dan siklus menstruasi dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di SMA Negeri 09 Kerinci. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, yang dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2025. Sampel pada penelitian ini berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang di kumpulkan yaitu pengukuran antropometri menggunakan microtoise dan timbangan digital, aktivitas fisik menggunakan teknik wawancara dan instrumen kuisioner yaitu, International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), siklus menstruasi mengunakan teknik wawancara dan instrumen kuisioner yaitu, kuesioner siklus menstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel indeks masa tubuh dengan kejadian dismenorea (p-value = 0,036), variabel aktivitas fisik dengan kejadian dismenorea (p-value = 0,010), dan variabel siklus menstruasi dengan kejadian dismenorea (p-value = 0,000)..
Kata kunci: aktivitas fisik, indeks masa tubuh, siklus menstruasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bertika Zahra Henilopa, Ahmad Faridi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
